Anewspatron.com, Kuba_Karimun - Persatuan Masyarakat Nelayan Kelurahan Sawang (PMNKS) Kecamatan Kundur Barat (Kuba) Kabupaten Karimun Provinsi Kepri, membuat laporan polisi, setelah rapat di Kantor Camat Kuba, pada Rabu (24/12/2025) tidak dihadiri oleh Amat selaku ketua nelayan di tingkat Kecamatan Kundur Barat.
Rapat yang dihadiri, Camat, Lurah, jajaran kepolisian dari Polsek Kuba dan juga Babinsa Koramil 03/Kundur, berjalan cukup alot dan sempat terjadi debat kusir, dengan Lurah Sawang bersama ketua dan anggota Persatuan Masyarakat Nelayan Kelurahan Sawang (PMNK).
Disaat Rapat sedang berjalan, debat kusir sempat terjadi, Antara Jumari alis Igut, ketuan PMNKS, yang merupakan ketua nelayan tingkat Kelurahan, dengan Azman selaku Lurah Sawang, karena Azman dianggap sengaja tidak hadir saat para nelayan mendatangi Kantor Lurah Sawang, pada hari Jum,at yang lalu, dalam rangka untuk melakukan mediasi, dengan harapan Azman dapat menjadi penengah.
Kendati dengan gagalnya pertemuan pada Jum’at yang lalu, Pertemuan kembali di agendakan dengan menyurati Camat Kundur Barat, agar rapat atau pertemuan dapat dilaksanakan di Kantor Camat Sawang, dengan harapan Amat selaku ketua nelayan Kecamatan Kuba, dapat dihadirkan.
Saat rapat tengah berlangsung, Jumari menyampaikan bahwa kehadiran Amat sangat penting, karena Amat selaku ketua Nelayan Kecamatan telah menyalurkan dana bantuan yang merupakan hak nelayan kelurahan Sawang, telah diberikan atau disalurkan kepada orang yang tidak berhak, dan sudah tidak lagi menjadi anggota Persatuan Masyarakat Nelayan Kelurahan Sawang (PMNKS).
Disampaikan Jumari, sudah beberapa bulan belakangan ini, Amat memberikan dana bantuan, yang menjadi hak anggotanya kepada beberapa orang yang sudah tidak lagi menjadi anggota PMNKS, salah satunya kepada M.Padli, tanpa sepengetahuannya sebagai ketua.
Selain itu, dana yang merupakan operasionalnya sebagai ketua, sudah beberapa bulan belakangan ini tidak lagi ia terima.
Dengan nada berapi-api Jumari, menegaskan bahwa harus dilakukan pemilihan ketua yang baru ditingkat nelayan Kecamatan, karena kami sebagai organisasi nelayan Kelurahan tidak pernah merasa memilih Amat menjadi ketua, dan di iyakan oleh seluruh anggotanya yang hadir, lalu kemudian berucap bahwa dirinya akan mendatangi Polsek Kuba untuk membuat laporan polisi, seusai rapat di gelar.
Di penghujung rapat, Yusufian Camat Kuba, membuat situasi dan kondisi menjadi kondusif, dengan mengatakan segala keluh kesah para nelayan yang hadir, akan ia sampaikan kepada dinas perikan, untuk dilakukan pertemuan agar mendapat solusi terbaik terhadap permasalahan yang ada, seraya menutup dan mengakhiri rapat. (Majid)


Komentar