ANEWSPATRON.COM, KARIMUN - Tudingan mengenai maraknya buah durian dan mangga import yang masuk di Kota Batam di tengah upaya pemerintah membatasi masuknya produk luar menjadi kebutuhan konsumen akan harga murah dan kekhawatiran terhadap kelangsungan petani lokal.

Ketua DPC Patriot Nasional (Patron) Karimun, Andi Acok yang juga di ketahui sebelumnya berkecimpung di lembaga pemantau penyelenggara negara Republik Indonesia (LPPN-RI) mengatakan, "Masyarakat cenderung memilih buah impor karena harganya lebih murah dan terjangkau dibandingkan produk lokal, terutama di tengah kondisi daya beli yang dinilai masih rendah."

"Pilihan konsumen masyarakat Kota Batam, yang dikenal menyukai buah durian dapat menikmati berbagai varietas durian premium dari negara lain yang memiliki karakteristik rasa khasnya", ujarnya.

Di wilayah perbatasan, kata Andi Acok, barang konsumsi impor seringkali dianggap sebagai kebutuhan karena biayanya lebih murah dibandingkan mendatangkan barang dari Sumatera dan Jawa .

Ketersediaan durian impor dapat membantu menjaga pasokan tetap stabil di luar musim panen lokal sesuai dengan yang diinginkan , serta memastikan konsumen dapat menikmati buah sepanjang tahun apa lagi ketersedian durian di Batam tidak mencukupi , jelasnya.

Ilustrasi foto:  mangga dan durian import. 

"Dengan adanya pasokan durian dari luar sudah tentunya para pedagang durian tersebut dapat membantu serta menafkahi keluarganya, Andi Acok menambahkan. Dalam kesempatan tersebut, bahwa secara keseluruhan, masyarakat berharap ada evaluasi terkait efektivitas produksi dalam negeri , jangan hanya berfokus pada pelarangan barang impor tersebut," ungkapnya.

"Dikutip dari pemberitaan salah satu media online pada Jum'at 26 Desember durian dan mangga import dengan kegiatan yang di lakukan oleh pengusaha asal Tanjung Balai Karimun, diduga bernama Indra Cen”.

Saat dikonfirmasi awak media ini Jum'at 26 Desember Indra Chen pengusaha asal Karimun terkait namanya yang disebut merugikan petani lokal angkat bicara, dia mengatakan "saya tidak merugikan petani lokal, jangan asal membuat narasi menyesatkan" tegasnya.

Lebih lanjut dikatakan indra adannya pasokan durian import sangat terbantu untuk memenuhi kebutuhan warga Batam bagi penggemar durian, sudah kita ketahui bersama pertanian durian yang ada di Batam tidak mencukupi kebutuhan permintaan pasar.

Sementara itu, Apriadi warga Batam Center mengatakan, "Bahwa kebutuhan akan durian import di kota Batam sangatlah membantu untuk mencukupi kebutuhan masyarakat khususnya masyarakat yang penggemar durian dan mangga, karena berharap dengan durian mangga lokal Batam tidak mencukupi jarang tersedia di pasar kerap terjadi kelangkaan", pungkas Apriyadi mengakhiri. (M**)