ANEWSPATRON.COM, KARIMUN – Semangat mencetak bibit pembalap muda terus ditunjukkan keluarga besar Sirkuit NP Family 757 Kabupaten Karimun melalui kegiatan latihan rutin MiniMoto yang digelar setiap akhir pekan di Sirkuit NP Family 757, Coastal Area, Karimun.
MiniMoto merupakan ajang balap motor khusus anak-anak yang menjadi wadah pembinaan sekaligus pengembangan bakat para pebalap usia dini. Kegiatan ini telah berlangsung secara konsisten selama kurang lebih tiga tahun.
Setiap Sabtu dan Minggu, Sirkuit NP Family 757 dengan panjang lintasan sekitar 850 meter dipenuhi semangat belasan pebalap cilik yang mengendarai motor MiniMoto berkapasitas 50 cc hingga 110–130 cc. Sekitar 15 anak berusia 6 hingga 14 tahun mengikuti latihan dengan penuh antusias, menunjukkan kemampuan layaknya pebalap profesional.
Seluruh peserta diwajibkan menggunakan perlengkapan keselamatan sesuai standar balap, mulai dari wearpack, helm, sepatu balap, sarung tangan, hingga pelindung siku dan lutut. Hal tersebut menjadi prioritas utama untuk menjamin keamanan selama sesi latihan berlangsung.
Latihan rutin ini bertujuan mencari sekaligus membina bibit-bibit pebalap profesional asal Kabupaten Karimun, khususnya pada kelas MiniMoto Matic 50 cc dan MiniMoto 110–130 cc. Meski menggunakan motor berukuran kecil, kendaraan tersebut membutuhkan teknik dan keterampilan khusus untuk dikendalikan.
"Kalau takut sih tidak, malah senang kalau sampai bisa juara," ujar Zacky, salah seorang pebalap cilik yang merupakan siswa kelas V SDIT Cendekia Karimun, Kamis (9/7/2026).
Di balik performa para pebalap cilik, peran mekanik juga sangat menentukan. Menurut salah seorang mekanik, Alun, motor MiniMoto 50 cc justru memiliki tingkat kesulitan yang lebih tinggi dibandingkan motor bebek pada umumnya.
"Permasalahannya di situ, karena tanpa suspensi maka harus bisa membuat motor tetap seimbang. Kalau motor biasa sih lebih gampang," jelasnya.
Selain mempersiapkan kendaraan, pelatih dan mekanik juga memiliki tantangan tersendiri dalam membina anak-anak yang masih berada pada usia bermain. Namun, melalui latihan yang disiplin dan berkelanjutan, mereka diajarkan berbagai teknik dasar balap, mulai dari menjaga keseimbangan motor, teknik menikung, hingga penggunaan rem depan dan belakang secara tepat.
Melalui pembinaan sejak usia dini, diharapkan akan lahir pebalap-pebalap berbakat asal Kabupaten Karimun yang mampu bersaing dan mengharumkan nama daerah pada berbagai kejuaraan balap motor di tingkat regional maupun nasional.(YD)


Komentar