ANEWSPATRON.COM, KARIMUN - Warga Perumahan TMK, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, mengeluhkan kondisi kabel jaringan internet yang terpasang di sepanjang tiang listrik. Kabel-kabel tersebut dinilai tidak tertata, saling bertumpuk, dan pada beberapa titik terlihat menjuntai hingga mendekati badan jalan.

Menurut keterangan sejumlah warga, kondisi tersebut tidak hanya mengurangi estetika lingkungan permukiman, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran terhadap aspek keselamatan, khususnya bagi pengguna jalan serta anak-anak yang beraktivitas di sekitar lokasi.

"Sebaiknya segera dilakukan penataan. Jangan sampai harus menunggu ada korban atau terjadi kecelakaan baru dilakukan tindakan," ujar seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Warga menduga pemasangan jaringan oleh sejumlah penyedia layanan internet (Internet Service Provider/ISP) dilakukan tanpa penataan yang memadai. Akibatnya, kabel baru terus bertambah dan bertumpuk dengan jaringan yang telah terpasang sebelumnya sehingga menciptakan kesan semrawut.


Atas kondisi tersebut, masyarakat berharap para penyedia layanan internet bersama instansi terkait segera melakukan pendataan, evaluasi, serta penataan jaringan kabel di kawasan Perumahan TMK agar lebih tertib, aman, dan tidak mengganggu keindahan lingkungan.

Selain itu, warga juga mengimbau agar setiap pemasangan jaringan baru memperhatikan standar keselamatan, kerapian instalasi, serta tidak menambah kepadatan kabel pada tiang listrik maupun fasilitas umum lainnya.

Warga turut mempertanyakan mekanisme pengawasan dan perizinan penggunaan tiang listrik oleh penyedia layanan internet. Mereka berharap pihak terkait, termasuk PLN dan instansi yang berwenang, dapat memberikan penjelasan kepada masyarakat mengenai ketentuan pemanfaatan tiang listrik untuk jaringan telekomunikasi, sekaligus memastikan seluruh pemasangan telah sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PLN maupun penyedia layanan internet terkait atas keluhan yang disampaikan warga. Redaksi masih berupaya menghubungi pihak-pihak terkait guna memperoleh konfirmasi dan akan memperbarui informasi apabila tanggapan resmi telah diterima.(Y**)