Anewspatron.com, Kundur_Karimun - Berdasarkan informasi terbaru yang dirangkum media ini, pelayanan kesehatan masih menjadi keluhan masyarakat Kabupaten Karimun khususnya di pulau Kundur, sebagaimana yang menjadi keluhan masyarakat Kecamatan Kundur Barat (Kuba) terkait memburuknya layanan kesehatan yang terjadi di UPT Puskesmas Kundur Barat belakangan ini.
Hal memburuknya layanan kesehatan di UPT Puskesmas Kuba, seakan bertolak belakang dengan Universal Health Coverage (UHC) Award yang diterima oleh pemerintah Kabupaten Karimun pada awal tahun 2026 yang lalu.
Seharusnya UHC Award yang diterima sudah menandakan bahwa 99% warga masyarakat Kabupaten Karimun terjamin kesehatannya, namun pada kenyataannya pelayanan kesehatan di pulau Kundur masih terkesan jauh panggang dari api, dan kerap mendapat sorotan serta keluhan dari masyarakat.
Menanggapi hal pelayanan kesehatan di UPT Puskesmas Kundur Barat yang kian memburuk belakangan ini, Jumari alias Igut warga/masyarakat Kelurahan Sawang Kecamatan Kundur Barat angkat bicara.
![]() |
| Jumari Alias Igut, Warga Kelurahan Sawang Kecamatan Kundur Barat |
Jumari meminta agar pelayanan di UPT Puskesmas Kundur Barat, segera mendapat perbaikan, mengingat masyarakat selalu kebingungan dengan pelayanan yang kurang maksimal.
Menurutnya, penyebab memburuknya pelayanan kesehatan di Puskesmas tersebut dan menjadi keluhan utama sering kali berkaitan dengan kekurangan tenaga dokter, yang mengakibatkan penurunan kualitas layanan.
Kendati demikian Jumari meminta dan mengharap
Bupati Karimun dan DPRD Kabupaten Karimun, melakukan inovasi serta perbaikan layanan untuk menanggapi berbagai keluhan masyarakat.
Disisi lain memang tak dapat kita pungkiri Pemkab Karimun sudah memberlakukan program berobat gratis cukup dengan menggunakan KTP sejak awal tahun 2026, namun yang menjadi keluhan masyarakat adalah pelayanan, di Puskesmas dengan kesiapan yang masih jauh dari kata sempurna, ucap Jumari pada awak media ini, Sabtu (21/2/2026) di Tanjung Batu. (Majid)


Komentar